Kamis, 18 Juli 2013

MBC Day 9



MBC Day 9

MBC Day 9 diadakan pada hari Kamis, 18 Juli 2013. Untuk apel pagi kami dikumpulkan di selasar basement labtek VIII pada pukul 09.30. jumlah yang hadir saat itu adalah 198 orang, sedangkan kuorum yang diminta adalah 215 orang. Kami lagi-lagi tidak memenuhi kuorum. Tapi, setidaknya kami telah melakukan usaha kami untuk menjemput beberapa orang meskipun ada yang tidak berhasil juga.
Setelah apel pagi kami dimobilisasi ke GKU Timur lantai 4, ruang 9231. Acara saat itu adalah semacam talkshow dengan pembicara Presiden Kabinet KM-ITB saat ini yaitu kak Nyoman Anjani (MS ’09). Pembahasan saat itu adalah mengenai kepemimpinan dan seputar KM-ITB. Quote yang ia tampilkan di awal adalah “Kaum muda harus dapat menjadi solusi dari permasalahan yang ada di sekitar kita.” Ia memulai dengan mengapa ada kata maha di depan mahasiswa. Hal itu karena sebagai mahasiswa kita bukanlah siswa biasa yang hanya belajar dan menuntut ilmu di kelas saja. Kata maha ditambahkan karena ada tanggung jawab lebih bagi kita untuk turut serta mengembangkan masyarakat. Tujuan dari perguruan tinggi sendiri adalah membentuk sumber daya cendekia yang memiliki potensi akademik dan mampu learning by ourselves.
Kampus ITB sendiri menyediakan fasilitas untuk mahasiswanya mengembangkan karakter. Terdapat enam organisasi mahasiswa di ITB yaitu himpunan mahasiswa jurusan (HMJ), unit, tim beasiswa, majelis wali amanat – wakil mahasiswa (MWA_WM), cabinet, dan kongres. Keenamnya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk pengembangan diri mereka. Lalu, apa yang membedakan KM-ITB dengan Badan Eksekutif Mahasiswa di universitas lain? Di ITB, KM berkoordinasi langsung dengan rektorat. Sedangkan di kampus lain BEM berada di bawah rektorat.
Pembahasan berlanjut soal kepemimpinan. Hal yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin adalah know, show, and lead. Ia harus tahu dulu apa yang akan ia pimpin, apa kekurangan dan kelebihannya, dan hal apa yang akan ia lakukan untuk memperbaikinya. Lalu ia harus mampu menunjukkannya kepada orang banyak agar ide yang ia miliki tersebar dan menjadi dapat dilakukan. Setelah itu barulah ia harus mampu memimpin  untuk melakukan tujuannya tersebut.
Untuk menjadi seorang pemimpin kita harus dare to dream, and dare to change. Hal pertama yang harus kita miliki adalah keberanian. Dari situ kita akan mampu melakukan hal yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Tiga kunci kesuksesan anak ITB sendiri ada tiga, yaitu kecerdasan, keberanian, dan relasi. Untuk mendukung ketiganya diperlukan juga manajemen waktu yang baik dengan menentukan prioritas fokus. Kita juga harus berani keluar dari zona nyaman untuk mencari tantangan bagi diri kita.
Setelah itu kami diistirahatkan dan dikumpulkan kembali di selasar basement labtek VIII pada siang harinya. Saat itu tidak diadakan forum, seniro dan senorita bebas berbicara tanpa moderator, sementara kami juniro bonita tidak berhak menginterupsi. Hal pertama yang ditanyakan pada kami adalah kesiapan kami untuk cek kenal. Di awal kami mengatakan siap. Lalu diambil sampel beberapa orang untuk cek kenal dan masih ada yang gagal. Bahkan ada yang hanya mengenal tidak sampai setengah dari kami yang hadir saat itu. Performa kami ini tentu saja sangat mengecewakan mengingat tugas buku angkatan sudah sangat lama diberikan kepada kami.
Kemudian kami dibagi menjadi dua kelompok, yang mengenal lebih dari 150 orang dan yang tidak. Yang mengenal lebih dari 150 orang dimobilisasi menuju kantin bengkok. Di sana kami diberikan beberapa poin penting oleh seniro Tatas, yaitu:
1.       Sebagai satu angkatan kami satu dalam berbagai hal. Jika ada bagian dari kami yang kurang, maka angkatan kami akan menjadi kurang. Jika terdapat kelebihan maka itu yang harus dibagi agar menutupi kekurangan yang ada.
2.       Segala hal yang dilakukan di MBC ini beresnsi, semua agar eltoro 2012 menjadi angkatann yang lebih baik dari sebelumnya sesuai ekspektasi massa HME.
3.       Kita harus menghilangkan individualism dan peduli pada yang lainnya.
4.       Berbagai aspek negative angkatan yang ada hendaknya diperbaiki.
5.       Hal yang diperlukan untuk merangkul teman-teman di angkatan adalah dengan inisiatif.
6.       Dengan mengenal akan timbul kedekatan di antara kami. Setelah dekat tidak aka nada rasa canggung di antara kami untuk menegur bahkan memberi hukuman bagi teman kami yang lalai.
7.       Kami harus belajar lebih mandiri mencari solusi permasalahan kami, jangan hanya menunggu diberikan oleh angkatan atas.
8.       Satu angkatan eltoro 2012 adalah orang yang akan terus bersama selama setidaknya tiga tahun. Karena itu kami harus dekat sebagai satu keluarga yang siap saling membantu.
Sementara yang mengenal kurang dari 150 orang tetap di basement labtek VIII dan berdiskusi dengan seniro-senorita yang merupakan tadis. Beberapa hal yang diperoleh saat itu adalah metode-metode untuk kenal satu angkatan. Kami diharapkan mampu melaksanakan solusi-solusi dari kami sendiri agar tercapai tujuan kenal satu angkatan tersebut. Untuk selanjutnya kami akan dicek kenal pada day MBC di hari Senin, 22 Juli 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar