MBC Day 9
MBC Day 9 diadakan pada hari
Kamis, 18 Juli 2013. Untuk apel pagi kami dikumpulkan di selasar basement
labtek VIII pada pukul 09.30. jumlah yang hadir saat itu adalah 198 orang,
sedangkan kuorum yang diminta adalah 215 orang. Kami lagi-lagi tidak memenuhi
kuorum. Tapi, setidaknya kami telah melakukan usaha kami untuk menjemput
beberapa orang meskipun ada yang tidak berhasil juga.
Setelah apel pagi kami
dimobilisasi ke GKU Timur lantai 4, ruang 9231. Acara saat itu adalah semacam
talkshow dengan pembicara Presiden Kabinet KM-ITB saat ini yaitu kak Nyoman
Anjani (MS ’09). Pembahasan saat itu adalah mengenai kepemimpinan dan seputar
KM-ITB. Quote yang ia tampilkan di awal adalah “Kaum muda harus dapat menjadi
solusi dari permasalahan yang ada di sekitar kita.” Ia memulai dengan mengapa
ada kata maha di depan mahasiswa. Hal itu karena sebagai mahasiswa kita
bukanlah siswa biasa yang hanya belajar dan menuntut ilmu di kelas saja. Kata maha
ditambahkan karena ada tanggung jawab lebih bagi kita untuk turut serta
mengembangkan masyarakat. Tujuan dari perguruan tinggi sendiri adalah membentuk
sumber daya cendekia yang memiliki potensi akademik dan mampu learning by ourselves.
Kampus ITB sendiri menyediakan
fasilitas untuk mahasiswanya mengembangkan karakter. Terdapat enam organisasi
mahasiswa di ITB yaitu himpunan mahasiswa jurusan (HMJ), unit, tim beasiswa,
majelis wali amanat – wakil mahasiswa (MWA_WM), cabinet, dan kongres. Keenamnya
menjadi wadah bagi mahasiswa untuk pengembangan diri mereka. Lalu, apa yang
membedakan KM-ITB dengan Badan Eksekutif Mahasiswa di universitas lain? Di ITB,
KM berkoordinasi langsung dengan rektorat. Sedangkan di kampus lain BEM berada
di bawah rektorat.
Pembahasan berlanjut soal
kepemimpinan. Hal yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin adalah know, show, and lead. Ia harus tahu dulu
apa yang akan ia pimpin, apa kekurangan dan kelebihannya, dan hal apa yang akan
ia lakukan untuk memperbaikinya. Lalu ia harus mampu menunjukkannya kepada
orang banyak agar ide yang ia miliki tersebar dan menjadi dapat dilakukan. Setelah
itu barulah ia harus mampu memimpin
untuk melakukan tujuannya tersebut.
Untuk menjadi seorang pemimpin
kita harus dare to dream, and dare to
change. Hal pertama yang harus kita miliki adalah keberanian. Dari situ
kita akan mampu melakukan hal yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Tiga kunci
kesuksesan anak ITB sendiri ada tiga, yaitu kecerdasan, keberanian, dan relasi.
Untuk mendukung ketiganya diperlukan juga manajemen waktu yang baik dengan
menentukan prioritas fokus. Kita juga harus berani keluar dari zona nyaman
untuk mencari tantangan bagi diri kita.
Setelah itu kami diistirahatkan
dan dikumpulkan kembali di selasar basement labtek VIII pada siang harinya. Saat
itu tidak diadakan forum, seniro dan senorita bebas berbicara tanpa moderator,
sementara kami juniro bonita tidak berhak menginterupsi. Hal pertama yang
ditanyakan pada kami adalah kesiapan kami untuk cek kenal. Di awal kami
mengatakan siap. Lalu diambil sampel beberapa orang untuk cek kenal dan masih
ada yang gagal. Bahkan ada yang hanya mengenal tidak sampai setengah dari kami
yang hadir saat itu. Performa kami ini tentu saja sangat mengecewakan mengingat
tugas buku angkatan sudah sangat lama diberikan kepada kami.
Kemudian kami dibagi menjadi dua
kelompok, yang mengenal lebih dari 150 orang dan yang tidak. Yang mengenal
lebih dari 150 orang dimobilisasi menuju kantin bengkok. Di sana kami diberikan
beberapa poin penting oleh seniro Tatas, yaitu:
1. Sebagai
satu angkatan kami satu dalam berbagai hal. Jika ada bagian dari kami yang
kurang, maka angkatan kami akan menjadi kurang. Jika terdapat kelebihan maka
itu yang harus dibagi agar menutupi kekurangan yang ada.
2. Segala
hal yang dilakukan di MBC ini beresnsi, semua agar eltoro 2012 menjadi
angkatann yang lebih baik dari sebelumnya sesuai ekspektasi massa HME.
3. Kita
harus menghilangkan individualism dan peduli pada yang lainnya.
4. Berbagai
aspek negative angkatan yang ada hendaknya diperbaiki.
5. Hal
yang diperlukan untuk merangkul teman-teman di angkatan adalah dengan
inisiatif.
6. Dengan
mengenal akan timbul kedekatan di antara kami. Setelah dekat tidak aka nada rasa
canggung di antara kami untuk menegur bahkan memberi hukuman bagi teman kami
yang lalai.
7. Kami
harus belajar lebih mandiri mencari solusi permasalahan kami, jangan hanya
menunggu diberikan oleh angkatan atas.
8. Satu
angkatan eltoro 2012 adalah orang yang akan terus bersama selama setidaknya
tiga tahun. Karena itu kami harus dekat sebagai satu keluarga yang siap saling
membantu.
Sementara yang mengenal kurang
dari 150 orang tetap di basement labtek VIII dan berdiskusi dengan seniro-senorita
yang merupakan tadis. Beberapa hal yang diperoleh saat itu adalah metode-metode
untuk kenal satu angkatan. Kami diharapkan mampu melaksanakan solusi-solusi
dari kami sendiri agar tercapai tujuan kenal satu angkatan tersebut. Untuk selanjutnya
kami akan dicek kenal pada day MBC di hari Senin, 22 Juli 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar