MBC Day 3 diadakan pada Rabu, 03
Juli 2013. Seperti biasanya kami dikumpulkan di selasar basement labtek VIII
untuk melaksanakan apel pagi. Kami datang pukul 07.57 dan saat cek spek pun
kami semua membawa spek lengkap. Namun terdapat hal lain yang mengecewakan
yaitu keterlambatan beberapa peserta dan ketidaklengkapan tugas dan data absen.
Setelah itu kami diajarkan empat buah lagu HME yaitu Abu-Abu, HME Petirnya ITB,
Hanya Ada Satu, dan Apa Jadinya versi wisuda serta juara. Kami menyanyikan
lagu-lagu tersebut dengan penuh semangat.
Kemudian Kementerian Keprofesian
HME memberikan beberapa materi melalui acara bernama Buka Mata. Buka Mata
sendiri merupakan program kerja Kementerian Keprofesian HME untuk membahas
isu-isu terkini mengenai keelektroteknikan. Yang dibahas hari itu adalah
mengenai IEEE, skema Smart Grid, Amazing
Tesla Coil serta Gesture Tracking
Device.
IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineering) merupakan
sebuah lembaga keprofesian nonprofit terbesar di dunia yang berpusat di kota
New York. IEEE bertujuan di bidang pendidikan dengan mengarah pada pengembangan
teori dan aplikasi di bidang elektro, elektronika, dan computer engineering. Untuk mencapai tujuan tersebut hal-hal yang
dilakukan oleh IEEE adalah menerbitkan jurnal-jurnal , mengadakan workshop
serta symposium, dan membuat standar teknik untuk industri-industri.
Hal yang menjadi topik bahasan di
IEEE pun sangat banyak meliputi engineering
profession; communication, networking, and broadcasting; hardware and software;
component, circuits, device, and systems; field, wave, aand electromagnetic;
robotic and control systems; power, energy, and industry application; and
general topic for engineer. Terdapat berbagai jenis memberships di IEEE yaitu student
member, members, society affiliates, senior members, fellow member,honorary
member, dan life member. Benefit yang
akan kita dapatkan dengan menjadi IEEE pun beragam seperti mendapatkan
informasi teknologi terbaru, wawasan keprofesian yang lebih, dan sebagai sumber
jurnal penelitian elektroteknik.
Setelah itu dibahas dua perangkat
bertemakan Gesture Tracking Device
yaitu Leap Motion Controller dan MYO.
Leap Motion Controller merupakan
sebuah perangkat berbentuk kotak yang mendeteksi pergerakan jari atau perangkat
lain seperti pena untuk mengontrol computer dari jarak sekitar satu meter
dengan menggunakan kamera dan sensor LED inframerah dengan presisi mencapai
0,01 mm. Alat ini dapat mendeteksi perbedaan kesepuluh jari tangan manusia dan pergerakannya.
Sementara MYO merupakan sebuah perangkat berbentuk gelang yang dapat mendeteksi
kontraksi otot manusia yang kemudian sinyalnya diolah untuk mengendalikan
perangkat lain dari jarak jauh.
Satu topik menarik lain yang
dibahas adalah skema Smart Grid. Smart
Grid merupaka sebuah sistem distribusi listrik modern dengan adanya feedback dan pengumpulan informasi
secara real-time baik dari penyedia
maupun pemakai tenaga listrik. Teknologi ini diharapkan lebih efektif, efisien,
reliabel, ekonomis, dan berkelanjutan. Dengan
skema ini daya yang digunakan oleh pemakai dapat terkontrol dan daya yang
berlebih dapat disimpan. Selain itu sistem ini mampu mencegah perambatan
kerusakan karena saat terjadi gangguan lokal,pasokan listrik di lokasi tersebut
dapat langsung dimatikan karena adanya pengumpulan informasi secara real-time.
Terdapat pula Amazing Tesla Coil. Prinsip kerjanya
adalah rangkaian resonansi trafo, merupakan pembangkit tegangan tinggi AC dengan frekuensi tinggi dan arus rendah. Aplikasi
hal ini dapat dilihat pada antena dan eksperimen tegangan tinggi pembuatan
petir seperti yang dilakukan di Lab Tenaga Listrik.
Selanjutnya dari Divisi Workshop, Seniro Bagus Hanindhito,
menjelaskan mengenai pembuat NIM Tag dengan IC 555 Timer Analog yang selanjutnya menjadi tugas angkatan kami. Bahan yang
diperlukan adalaah IC 555 Timer Analog,
7 segment common anode untuk
menampilkan NIM, 8 pin DIP IC Socket,
resistor dengan resistansi yang diketahui, serta kapasitor yang diketahui
rating tegangan dan polaritasnya. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah
kapasitor harus dikosongkan sebelum digunakan dengan menghubung singkat kedua
kaki kapasitor, LED tidak boleh dipasang terbalik karena tidak akan menyala
jika polaritasnya terbalik, serta tips menyolder dengan baik yaitu menempatkan
komponen dengan benar pada posisi mendatar, panaskan pcb dan komponen baru
kemudian timah ditembakkan.
Materi terakhir diberikan oleh
Kementerian Kesejahteraan Anggota mengenai kurikulum baru dan pemaparan
mengenai Praktikum dan Lab Dasar. Menurut kurikulum 2013 pada semester tiga
kami akan mendapatkan praktikum Rangkaian Elektrik (EL dan EP) serta Sistem
Digital (EL). Kemudian pada semester empat kami ajan mendapatkan praktikum
elektronika (EL). Ketiga praktikum tersebut dilaksanakan di Lab Dasar. Sementara
untu mahasiswa ET akan mendapatkan praktikum Telekomunikasi 1 dan 2 yang
kemungkinan akan dilaksanakan di Lab Radar.
Lab Dasar terletak di Labtek VIII
lantai 3. Lab ini terdiri atas dua ruangan yang berkapasitas 30 orang dan
sebuah TU untuk mengambil Kartu Praktikum serta Buku Catatan Praktikum. Terdapat
pula papan pengumuman yang berkaitan dengan Labdas di depannya. Labdas tidak
memberi toleransi pada keterlambatan dan langsung memberi sanksi indeks E jika
terlambat.
Praktikum ini dilaksanakan secara
berkelompok yang terdiri atas dua praktikan. Pada pertemuan pertama praktikan
akan diberi modul, buku catatan praktikum, kartu praktikum, dan nametag. semuanya
harus dibawa saat praktikum ditambah alat tulis dan kalkulator. Sebelum melaksanakan
praktikum sebaiknya praktikan membaca modul terlebih dahulu agar lebih memahami
hal yang akan dikerjakannya serta akan diadakan tes awal sebelumnya. Di akhir
praktikan harus membuat laporan praktikum dengan format merujuk pada IEEE (ada
di situs Lab Dasar labdasar.ee.itb.ac.id).
Di akhir kami diberi beberapa
tugas, yaitu:
1. Membuat
NIM Tag dan laporan pembuatannya sesuai format IEEE ditulis – 08 Juli 2013
2. Membuat
dua buah panji HME masing-masing berukuran 60x90 cm dan 120x180 cm, dihias
dengan LED baik sebagai backlight
maupun lampu utama, dari bahan yang kaku dan tahan air – 08 Juli 2013
3. Membuat
blog pribadi untuk mereview setiap
Day MBC dalam minimal 300 kata – 04 Juli 2013 pukul 12.00
4. Membuat
blog angkatan dengan spesifikasi: terdapat isu elektroteknik, materi MBC,
dinamika angkatan, serta link ke blog pribadi seluruh peserta MBC
5. Membuat
review kekecewaan senior dan senorita
terhadap peserta MBC pada Day 3 ini pada selembar A4 – MBC Day 4
6. Menulis
sebuah isu elektroteknik pada selembar A4 – MBC Day 4
7. Menulis
kalimat “Saya berjanji akan mengingatkan teman saya agar tidak datang terlambat”
di satu halaman folio bergaris hingga penuh – MBC Day 4.
Pada forum akhir kami ditanya
mengenai nama dan lambang angkatan kami beserta maknanya. Kemudian dibahas
berbagai hal dari angkatan kami yang masih mengecewakan. Ketiga perangkat
angkatan diganti menjadi Abram sebagai Casio, Reza sebagai Seiko, dan Tansil
sebagai Vario. Selain itu kami tetap ditantang untuk memenuhi kuorum sebesar
235 pada MBC Day 4 dan jika itu tidak terpenuhi maka ketua angkatan kami,
Septian, tidak diizinkan mengikuti MBC.
Novi Prihatiningrum
16512103
Teknik Elektro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar